Jika saya sebagai seorang supervisor bagaimana
langkah-langkah untuk menghadapi bawahan dengan posisi dan keadaan seperti di
bawah ini:
Pada Posisi I (pintar dan kaya) ,Ability besar:competensi besar dijuluki karyawan
Smart dan profesional,perilaku supervisor juga harus Yang Profesional: Pendekatan
yang digunakan adalah non direktif
Perlaku
supervisor
- Mendengarkan pendapat dari bawahan karena ide dan kepintaran bawahan sejenis
ini sangat bervariasi dan selalu inovatif,namun supervisor harus menetapkan menetapkan Tujuan
supaya tidak menyimpang dari tujuan yang pertama dari supervisor. Rancangan
seperti ini menunjukkan bahwa seorang supervisor bersungguh-sungguh ingin
mencapai tujuan tersebut. Ini sekaligus memberikan tantangan yang jelas
pada bawahan.
- Ketika
bawahan melakukan kesalahan atau kekeliruan maka manager harus Memberanikan diri untuk memberikan hukuman dan jika
bawahan melakukan kemampuan kineja yang tingggi berikan reward misalnya
kenaikan pangkat dan jabatan yang lebih tinggi,
- Manager
mencoba menjelaskan garis besarnya saja
- Manager menyajikan sesuatu dengan frekuensi yang lebih kecil
yang lebih banyak adalah bawahan;
- Manager memecahkan masalah dengan melibatkan bawahan
- f.Teknik yg diterapkan dialog dan mendengarkan aktif
SOLUSI YANG DITAWARKAN:Reward(penghargaan dan hadiah) dan funishment(mutasi,transfer,demosi,pensiun)
Artinya:jika berprestasi maka diberikan promosi jabatan,kalau tidak
berprestasi berikan funishment.
Pada Posisi II Pintar –miskin :Ability kecil tetapi competensi besar disebut karyawan kritikus.
Hal yang dilakukan sebagai seorang supervisor adalah:
·
A.melakukan pendekatan emosional,dan membuat
pelatihan.Bantulah bawahan anda dengan senantiasa
memberikan informasi-informasi yang mereka butuhkan, baik demi pelaksanaan
tugas-tugas, maupun wawasan mereka terhadap pekerjaan secara keseluruhan.
Sediakan pula perlengkapan-perlengkapan yang dibutuhkan untuk bekerja baik.
Jangan sampai bawahan anda mengelak dengan alasan peralatan yang tidak memadai.
·
B.Meminta laporan adalah pertanda anda menaruh
perhatian sekaligus kendali akan pekerjaan bawahan anda. Anda pun bisa menilai
pekerjaan bawahan anda dari laporan yang anda terima. Dengan demikian anda pun
bisa memberikan umpan balik serta memastikan bahwa tujuan serta rencana anda
tetap berjalan dengan baik.
SOLUSI YANG
DITAWARKAN:bila tercapai tujuan yang ditetapkan maka akan diberikan Reward(penghargaan
dan hadiah)melalui bantuan perumahan dan
bagi atasan yang tidak tercapai tujuan yang diharapkan maka akan diberikan funishment(mutasi,transfer,demosi,pensiun),
Pada Posisi III bodoh-kaya :ability besar;kompetensi kecil dijuluki karyawan
sibuk tak menentu,tetapi tujuan yang ditatapkan tidak tercapai.Maka peranan manajer: Bila menemukan bawahan seperti ini maka pendekatan yg
diterapkan adalah Kolaboratif.
Perilaku
Supervisor adalah:
- Atasan menumbuhkan harapan dan kemauan untuk berjuang pada
bawahan melalui peatihan dan pengembangan diri bawahan melalui kursus dan
pelatihan secara mandiri sehingga menunjukkan perubahan tingkahlaku
kearah yang lebih baik demi peningkatan kemampuannya. Namun, pada saat
yang sama buatlah syarat dan ketentuan yang baik yang harus dijalankan
bawahan, jangan lepaskan kendali. Atasan tetap harus menyusun
aturan-aturan yang cukup namun tidak mengekang dan sewenang-wenang. Supervisor menyajikan terlebih dahulu kemudian
menugaskan bawahan; memeriksa
kemajuan kegiatan kerja bawahan dan beri umpan balik,supervisor harus
menyediakan waktu yang cukup banyak dan kesabaran untuk membimbing bawahan,atasan
adakan pertemuan untuk bersama-sama memeriksa kemajuan kerja. Supervisor
terus-menerus bekerja tanpa berhenti sejenak,selalu melihat hasil kerja bawahan
secara obyektif. Beri umpan balik yang mereka sangat butuhkan untuk
menilai diri mereka sendiri. Doronglah bawahan anda untuk tetap fokus
pada tujuan semula.
- Supervisor
menjelaskan tentang garis besar (job deskription); Jelaskan tanggung jawab dan hasil yang diharapkan dari
bawahan.
Bawahan harus mengerti secara jelas apa yang menjadi tanggung jawab serta peran mereka dalam unit kerjanya. Beritahu juga hasil dan kualitas yang anda harapkan dari kerja mereka. Tunjukkan bagian-bagian penting dari pekerjaan itu. Dengan demikian bawahan tahu batas-batas mana yang boleh serta mana yang harus mereka kerjakan. - Supervisor
mencoba mendengarkan pendapat dari bawahan sehingga mampu
memperbaiki diri; Jadikan seluruh proses ini sebagai bagian dari tugas
anda dalam mendidik bawahan anda. Atasan bukan sekedar bos, melainkan
pemimpin sekaligus guru yang membimbing bawahan untuk maju. Adalah sebuah
penghargaan bila bawahan anda menjadikan anda sebagai pembimbing dan
pendidik mereka.
- Supervisor
memecahkan
masalah;
- manager melakukan negosiasi dalam hal penyandang dana sehingga ada
penambahan sarana dan prasarana.
b. SOLUSI
YANG DITAWARKAN:bagi bawahan yang berada pada posisi III ini dianjurkan
mengikuti pelatihan atas prakarsa sendiri,untuk melatih kompetensi yang lebih
baik,jika ada motivasi berprestasi pada diri bawahan ini maka tindakan yang
dilakukan adalah memberikan funishment(mutasi,transfer,demosi,pensiun)
Teknik yg digunakan adalah
percakapan pribadi, dialog, menjelaskan
Pada Posisi IV prototype karyawanbodoh-miskin ;ability kurang,competensi kurang
disebut sebagai karyawan tidak berkualitas, maka pendekatan yanag digunakan adalah direktif.
Perilaku supervisor :
a.
Menjelaskan secara detail
teknis pekerjaan yang harus dilakukan; Sesekali waktu adakan pertemuan untuk bersama-sama memeriksa kemajuan
kerja. Anda dan bawahan tidak bisa terus-menerus bekerja tanpa berhenti sejenak
melihat hasil kerja anda secara obyektif. Beri umpan balik yang mereka sangat
butuhkan untuk menilai diri mereka sendiri. Doronglah bawahan anda untuk tetap
fokus pada tujuan semula.
b.
Menyajikan semua
bahan yang diperlukan dan informasi dan informasi yang dibutuhkan
c.
Mengarahkan seluruh pekerjaan
dari awal sampai akhir;
d.
memberi contoh tentang apa
yang dikerjakan berikutnya.
e.
menetapkan tolok ukur
dari semua pekerjaan yang sudah dilakukan;
f.
menguatkan tentang apa yang
telah dilakukan bawahan,sehingga bawahan tahu kinerjanya berguna atau tidak. Jangan pilih kasih. Perlakukan bawahan sebagaimana mestinya.
Perlakuan yang tidak adil mudah sekali melemahkan semangat orang-orang dan
merusak apa yang sudah dibangun dengan susah payah. Lindungilah hak-hak
bawahan. Jangan selalu menekankan pada tanggung jawab dan kewajiban.
q SOLUSI
YANG DITAWARKAN:kecil kemungkinan bawahan seperti ini memiliki motivasi
berprestasi,namun jika ada dari bawahan yang bekerja dengan hasil baik tetap
akan diberikan Reward(penghargaan dan hadiah) dan namun kebanyakan bawahan
semacam ini melakukan evaluasi diri,jadi akan segera mengundurkan diri tidak
berada di kedudukan yang strategis di perusahaan atau kantor,jika motivasi
berprestasi semakin hari semakin menurun maka tetap diberikan funishment
seperti:(mutasi,transfer,demosi,pensiun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar